Sabtu, 31 Desember 2016

Kaleidoskop Acara Mahasiswa Faperta UPM 2016

Berbagai Rangkaian Acara telah dilaksanakan oleh perwakilan mahasiswa Fakultas Pertanian UPM Probolinggo selama tahun 2016, antara lain adalah sebagaimana tersaji pada gambar-gambar berikut ini:


Gambar 1. Pelantikan Pengurus DEMA dan BEM Faperta UPM

Gambar 2. Pelaksanaan Kegiatan P2MABA oleh BEM Faperta UPM

Gambar 3. Pelaksanaan Field Trip Semester 1 Faperta UPM

 Gambar 4. Pelaksanaan Field Trip Semester 3 Faperta UPM

 Gambar 5. Pelaksanaan Field Trip Semester 5 Faperta UPM


Gambar 6. Pelaksanaan Kuliah Umum Wawasan kebangsaan dari Kapolres

Gambar  7. Pelaksanaan Malam Keakraban UPM

Gambar 8. Pelaksanaan Praktek di Green House

Gambar 9. Pelaksanaan Sarasehan Pertanian 

Gambar 10. Praktek Lapang Faperta UPM

 Gambar 11. Kegiatan Pecinta Alam Faperta UPM


Gambar 12. Kegiatan Panen Hasil Kebun Faperta UPM

Gambar 13. Kunjungan Lapang Faperta UPM

 Gambar 14. Praktek Instalasi di Kebun Mini Faperta UPM

Gambar 15. Pelaksanaan Apel Nasional Indonesia Bersatu




Rabu, 30 November 2016

Apel Nasional Nusantara Bersatu





Apel nasional Nusantara Bersatu digelar serentak di seluruh Indonesia. Di Probolinggo, aksi digelar di kawasan alun-alun Kota Probolinggo. Apel yang digelar pada tanggal 30 November 2016, dan semenjak pagi masyarakat terlihat memadati alun-alun.

Mahasiswa, Resimen Mahasiswa dan Yudhaputra Fakultas Pertanian Universitas Panca Marga ikut berpartisipasi pada kegatan yang juga diikuti dari Polri, TNI, dan Pemerintahan Daerah. Acara yang bertujuan untuk memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bangsa ini juga dihadiri dari tokoh agama, pelajar, mahasiswa, para pemuda, budayawan, organisasi kemasyarakatan dan komponen lainnya. Dengan lambang merah putih yang dikenakan oleh seluruh peserta, kegiatan pun terlihat sangat meriah sebagaimana sedang memperingati perayaan HUT Kemerdakaan RI. 

Apel akbar ini merupakan gerakan persatuan yang digagas oleh orang nomor satu di dunia militer, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dan mendapat dukungan dari pucuk pimpinan Korps Bhayangkara, Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Seremoni besar-besaran ini digelar untuk menunjukkan persatuan dan kekuatan negara dari ancaman yang berpotensi memecah belah keutuhan bangsa. 

Apel besar ini mengusung tema "Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia Kita Bersama, Bhineka Tunggal Ika". Acara diisi dengan pidato yang disampaikan dari pejabat masing-masing instansi yang berisi tentang semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Selain itu, acara juga dimeriahkan dengan lantunan-lantunan lagu nasional dan lagu daerah Indonesia.


Mengabadikan Momentum Bersama Ibu Walikota Probolinggo


Bhinneka Tunggal Ika Mahasiswa Fakultas Pertanian UPM

Jumat, 30 September 2016

Pembinaan Pengembangan Mahasiswa Baru Faperta UPM 2016

Berikut adalah cuplikan keseruan aktivitas Outbond sebagai bagian pada rangkaian kegiatan Pembinaan Pengembangan Mahasiswa Baru Fakultas Pertanian Prodi Agroteknologi UPM Tahun Akademik 2016/2017 yang didampingi oleh pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Faperta sebagai Panitia Pelaksana dan Dewan Mahasiswa sebagai pengawas kegiatannya. Semoga semangat positif  kekompakan dan kreativitas senantiasa mewarnai kegiatan sehari-hari sebagai mahasiswa mahasiswi Fakultas Pertanian yang siap mengukir lebih banyak berprestasi.


Gambar 1. Formasi Game Outbond Roda Manusia


 Gambar 2. Game Outbond Rantai Kekompakan


Gambar 3. Formasi Mahasiswa membentuk UPM

Gambar 4. Sambutan dari Ketua BEM bersama Panitia P2Maba

Minggu, 14 Agustus 2016

Kegiatan Joyflight UKM Pramuka Saka Dirgantara

Mahasiswa Fakultas Pertanian ikut serta dalam kegiatan Kegiatan Joyflight yang dilaksanakan oleh UKM Pramuka Saka Dirgantara Universitas Panca Marga Probolinggo





Minggu, 31 Mei 2015

Pelaksanaan Yudisium Sarjana Pertanian 2015


Bertempat di Ruang Aula Universitas Panca Marga Probolinggo, telah dilaksanakan acara Rapat Terbuka Senat Fakultas Pertanian dengan agenda Yudisium Sarjana Pertanian Program Studi Agroteknologi UPM tahun 2014/2015. Dihadiri oleh Dekan, wakil dekan, perwakilan dosen, para yudisi dan perwakilan mahasiswa aktif fakultas pertanian, acara berlangsung dengan khidmat dan lancar. Semoga para yudisi dapat menjadi sarjana pertanian yang sukses dan dapat mengangkat nama Fakultas Pertanian menjadi lebih baik.





Kamis, 11 Desember 2014

Kaleidoskop Rangkaian Kegiatan Mahasiswa Fakultas Pertanian 2014

Beberapa kegiatan telah dilaksanakan oleh mahasiswa fakultas pertanian UPM pada tahun 2014 untuk mendukung kegiatan akademis, praktikum lapang maupun program kerja Badan Eksekutif Mahasiswa Faperta, diantaranya adalah sebagaimana tersaji pada beberapa gambar berikut ini:


Gambar 1. Kunjungan Lapang di Kebun Percobaan Muneng


Gambar 2. Kunjungan Lapang ke Balai Penyuluhan Pertanian


Gambar 3. Program penanaman mangrove bersama Kodim Probolinggo


Gambar 4. Program Reboisasi oleh Mahasiswa BEM Faperta


Gambar 5. Kegiatan Praktikum di Greenhouse FP UPM


Gambar 6. Pelaksanaan Kegiatan Mahasiswa Baru di Sumberbendo

Kamis, 20 November 2014

1st PIKSI INTERNATIONAL CONFERENCE


Picture 1. The Participating Universities on The 1st PICKS 2014 event


“PIKSI INTERNATIONAL CONFERENCE ON KNOWLEDGE AND SCIENCES” or simply, “PICKS” event were in accordance with the goal of Politeknik Piksi Ganesha; which is to promote, to develop, and to spread knowledge and science, technology, business, medical, social and humaniora in order to educate the nation’s life which is consistent with the world’s dynamic life, particularly in Indonesia, by honoring the humanity, social, and society through the act of Tridharma Perguruan Tinggi (Three Obligations of University).  Since it is the first event and held in Gedung Sabuga Bandung tanggal 18 November 2014, therefore it is called “1st PICKS 2014”.

Sustainable business organizations participate in environmentally friendly or green practices in order to make certain that all processes, products, and manufacturing activities sufficiently address current environmental concerns while still retaining a profit. Concurrently, it is a business that “meets the needs of the present world without compromising the ability of the future generations to meet their own needs.” It is the method of evaluating how to design products that will correspond to current environmental conditions and how well a company’s products perform with renewable resources. There are many organizations and networks currently interacting with businesses in order to integrate sustainability into their central goals and contribute to the environmentally and socially responsible business movement.

A combination of factors can build the case for integrating environmental sustainability into decision-making. Environmental sustainability is fundamental to the long-term vitality of industry in any country because environmental stresses put companies at risk. Many theoretical research on psychological empowerment has been appearing only recently in scholarly journals. Empowerment is a concept that links individual strengths and competencies, natural helping systems and proactive behaviour to social policy and social change. This conference aims to illustrate the role of empowering the people on the gaining competitive advantage in economy, business and management.
  
In the other hand, Indonesia has the diversity of the local culture that can be used as an asset that can not be equated with the local culture of other countries. Indonesia’s local culture is different in each region. Each region has a typical culture, such as traditional house, traditional clothes, dancing, musical instruments, or the customs adopted. All of it can be used as a power to be able to strengthen the resilience of the nation’s culture in the eyes of the International.

Local culture becomes a source of cultural resilience of the nation, local cultural unity that Indonesia is a nation that represents the cultural identity of the Indonesian state. To that end, local culture should be maintained properly and that the inherited culture of the nation remains strong. Constancy holds the values of local wisdom (local wisdom) are communicated in an innovative, will make all findings/new ideas in science are presented to the public for positive social change.

The lack of a culture of communication, the ability to communicate is essential in order to avoid any misunderstanding about the adopted culture, which then led to disputes between tribes that will impact the decline in the nation’s cultural resistance.

Lack of learning culture, learning about the culture, should be fostered. But now many have not considered the importance to learn the local culture. Yet through the cultural learning, we can know the importance of local culture in building a national culture as well as how to adapt to the local culture amid the times.

Then the existence of the International Conference on the topic that bridge science with innovative communication, is expected to become a bridge for young people to learn and to absorb a lot of new science and technology in accordance with the culture that was followed. Cultural approache is expected to bridge cultural distance, which do exist between the Indonesian culture and foreign culture. Thus, the mastery of many competencies can control not only limited to the language per se, but it has reached the level of applications in accordance with the native culture that is worth absorbed and applied to the lives of the people of Indonesia.

One of the team of the presenter were came from Panca Marga University Probolinggo, with the scientific article of "Modality Sensitivity Influence on Counseling Communication to Farmer Groups in Probolinggo City" presented by Sulis Dyah Candra, SP., MP.* and Ir. P. Setyani Hidayati, MM.

The grand welcoming ceremony and the inspiring speech from Dr. Ing. Ilham A. Habibie, MBA. could be previewed on this Youtube video





Pelaksanaan Penelitian mengenai Nano Silikon pada Tanaman Padi

Beberapa tahun terakhir ini, para peneliti pertanian mulai menunjukkan minat yang meningkat dalam penggunaan silikon (Si) dalam tanam...